Jumat, 23 September 2016

Keberkahan di Waktu Pagi

Keberkahan di Waktu Pagi
   
Di suatu masjid seperti biasa selepas shalat shubuh, seorang pemuda duduk di masjid sambil menunggu matahari terbit. Dia bukan hanya sekedar duduk santai ketika itu, tetapi dia membuka beberapa lembaran Al Qur’an yang telah dihafalnya dan dia mengulang-ulang untuk menguatkan dalam hatinya. Setelah itu, dia tidak lupa berdzikir dengan bacaan dzikir yang telah dituntunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika pagi. Namun, ada suatu kondisi yang berkebalikan. Di belakang dia terdapat seorang pemuda juga yang sebaya dengannya. Ketika sehabis shalat shubuh dan membaca dzikir setelah shalat, pemuda yang kedua ini malah mengambil tempat di belakang. Sambil bersandar di dinding dan akhirnya perlahan-lahan kepalanya tertunduk kemudian tertidur pulas hingga matahari terbit.

Inilah sebagian kondisi kaum muslimin saat ini. Sehabis shalat shubuh di masjid, sebagian di antara kita ada yang memanfaatkan waktu pagi karena dia mengetahui keutamaan di dalamnya. Ada pula yang tertidur pulas karena telah dipengaruhi rayuan setan dan tidak mampu mengalahkannya.
Perlu kita ketahui bersama bahwa waktu pagi adalah waktu yang sangat utama dan penuh berkah.
Tulisan berikut akan sedikit mengupas mengenai keutamaan waktu pagi dan bagaimana memanfaatkannya. Semoga Allah selalu memberi kita taufik untuk mengamalkan setiap ilmu yang telah kita peroleh.

SAUDARAKU, KETAHUILAH KEUTAMAAN WAKTU PAGI
[Pertama] Waktu Pagi adalah Waktu yang Penuh Berkah
Waktu yang berkah adalah waktu yang penuh kebaikan. Waktu pagi telah dido’akan khusus oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai waktu yang berkah.
Dari sahabat Shokhr Al Ghomidiy, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”
Apabila Nabi shallallahu mengirim peleton pasukan, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirimnya pada pagi hari. Sahabat Shokhr sendiri (yang meriwayatkan hadits ini, pen) adalah seorang pedagang. Dia biasa membawa barang dagangannya ketika pagi hari. Karena hal itu dia menjadi kaya dan banyak harta. Abu Daud mengatakan bahwa dia adalah Shokhr bin Wada’ah. (HR. Abu Daud no. 2606. Hadits ini dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Abi Daud)
Ibnu Baththol mengatakan, “Hadits ini tidak menunjukkan bahwa selain waktu pagi adalah waktu yang tidak diberkahi. Sesuatu yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (pada waktu tertentu) adalah waktu yang berkah dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebaik-baik uswah (suri teladan) bagi umatnya. Adapun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhususkan waktu pagi dengan mendo’akan keberkahan pada waktu tersebut daripada waktu-waktu yang lainnya karena pada waktu pagi tersebut adalah waktu yang biasa digunakan manusia untuk memulai amal (aktivitas). Waktu tersebut adalah waktu bersemangat (fit) untuk beraktivitas. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhususkan do’a pada waktu tersebut agar seluruh umatnya mendapatkan berkah di dalamnya.” (Syarhul Bukhari Libni Baththol, 9/163, Maktabah Syamilah)
[Kedua] Waktu Pagi adalah Waktu Semangat Untuk Beramal
Dalam Shohih Bukhari terdapat suatu riwayat dari sahabat Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ
“Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang membebani dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh). Jika tidak mampu berbuat yang sempurna (ideal) maka lakukanlah yang mendekatinya. Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu kontinu. Lakukanlah ibadah (secara kontinu) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir serta beberapa waktu di akhir malam.” (HR. Bukhari no. 39. Lihat penjelasan hadits ini di Fathul Bari)
Yang dimaksud ‘al ghodwah’ dalam hadits ini adalah perjalanan di awal siang. Al Jauhari mengatakan bahwa yang dimaksud ‘al ghodwah’ adalah waktu antara shalat fajar hingga terbitnya matahari. (Lihat Fathul Bari 1/62, Maktabah Syamilah)
Inilah tiga waktu yang dikatakan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari sebagai waktu semangat (fit) untuk beramal.
Syaikh Abdurrahmanbin bin Nashir As Sa’di mengatakan bahwa inilah tiga waktu utama untuk melakukan safar (perjalanan) yaitu perjalanan fisik baik jauh ataupun dekat. Juga untuk melakukan perjalanan ukhrowi (untuk melakukan amalan akhirat). (Lihat Bahjah Qulubil Abror, hal. 67, Maktbah ‘Abdul Mushowir Muhammad Abdullah)
BAGAIMANA KEBIASAAN ORANG SHOLIH DI PAGI HARI?
[1] Kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
An Nawawi dalam Shohih Muslim membawakan bab dengan judul ‘Keutamaan tidak beranjak dari tempat shalat setelah shalat shubuh dan keutamaan masjid’. Dalam bab tersebut terdapat suatu riwayat dari seorang tabi’in –Simak bin Harb-. Beliau rahimahullah mengatakan bahwa dia bertanya kepada Jabir bin Samuroh,
أَكُنْتَ تُجَالِسُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-
“Apakah engkau sering menemani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk?”
Jabir menjawab,
نَعَمْ كَثِيرًا كَانَ لاَ يَقُومُ مِنْ مُصَلاَّهُ الَّذِى يُصَلِّى فِيهِ الصُّبْحَ أَوِ الْغَدَاةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتِ الشَّمْسُ قَامَ وَكَانُوا يَتَحَدَّثُونَ فَيَأْخُذُونَ فِى أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ فَيَضْحَكُونَ وَيَتَبَسَّمُ.
“Iya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya tidak beranjak dari tempat duduknya setelah shalat shubuh hingga terbit matahari. Apabila matahari terbit, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri (meninggalkan tempat shalat). Dulu para sahabat biasa berbincang-bincang (guyon) mengenai perkara jahiliyah, lalu mereka tertawa. Sedangkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya tersenyum saja.” (HR. Muslim no. 670)
An Nawawi mengatakan, “Dalam hadits ini terdapat anjuran berdzikir setelah shubuh dan mengontinukan duduk di tempat shalat jika tidak memiliki udzur (halangan).
Al Qadhi mengatakan bahwa inilah sunnah yang biasa dilakukan oleh salaf dan para ulama. Mereka biasa memanfaatkan waktu tersebut untuk berdzikir dan berdo’a hingga terbit matahari.” (Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/29, Maktabah Syamilah)
[2] Kebiasaan Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu
Dari Abu Wa’il, dia berkata, “Pada suatu pagi kami mendatangi Abdullah bin Mas’ud  selepas kami melaksanakan shalat shubuh. Kemudian kami mengucapkan salam di depan pintu. Lalu kami diizinkan untuk masuk. Akan tetapi kami berhenti sejenak di depan pintu. Lalu keluarlah budaknya sembari berkata,  “Mari silakan masuk.” Kemudian kami masuk sedangkan Ibnu Mas’ud sedang duduk sambil berdzikir.
Ibnu Mas’ud lantas berkata,  “Apa yang menghalangi kalian padahal aku telah mengizinkan kalian untuk masuk?”
Lalu kami menjawab, “Tidak, kami mengira bahwa sebagian anggota keluargamu sedang tidur.”
Ibnu Mas’ud lantas bekata,  “Apakah kalian mengira bahwa keluargaku telah lalai?”
Kemudian Ibnu Mas’ud kembali berdzikir hingga dia mengira bahwa matahari telah terbit. Lantas beliau memanggil budaknya,  “Wahai budakku, lihatlah apakah matahari telah terbit.” Si budak tadi kemudian melihat  ke luar. Jika matahari belum terbit, beliau kembali melanjutkan dzikirnya. Hingga beliau mengira lagi bahwa matahari telah terbit, beliau kembali memanggil budaknya sembari berkata,  “Lihatlah apakah matahari telah terbit.” Kemudian budak tadi melihat ke luar. Jika matahari telah terbit, beliau mengatakan,
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَقَالَنَا يَوْمَنَا هَذَا
“Segala puji bagi Allah yang telah menolong kami berdzikir pada pagi hari ini.” (HR. Muslim no. 822)
[3] Keadaan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah di Pagi Hari
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah adalah orang yang gemar beribadah dan bukanlah orang yang kelihatan bengis sebagaimana anggapan sebagian orang. Kita dapat melihat aktivitas beliau di pagi hari sebagaimana dikisahkan oleh muridnya –Ibnu Qayyim Al Jauziyah.-
Ketika menjelaskan faedah dzikir bahwa dzikir dapat menguatkan hati dan ruh, Ibnul Qayim mengatakan, “Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah suatu saat shalat shubuh. Kemudian (setelah shalat shubuh) beliau duduk sambil berdzikir kepada Allah Ta’ala hingga pertengahan siang. Kemudian berpaling padaku dan berkata, ‘Ini adalah kebiasaanku di pagi hari. Jika aku tidak berdzikir seperti ini, hilanglah kekuatanku’ –atau perkataan beliau yang semisal ini-.” (Al Wabilush Shoyib min Kalamith Thoyib, hal.63, Maktabah Syamilah)

Sabtu, 03 September 2016

Lirik Sweet Child O'mine - Guns N' Roses

Lirik Sweet Child O'mine - Guns N' Roses

She's got a smile that it seems to me

Reminds me of childhood memories

Where everything

Was as fresh as the bright blue sky

Now and then when I see her face

She takes me away to that

special place

And if I stared too long

I'd probably break down and cry

Sweet child o' mine

Sweet love of mine

She's got eyes of the bluest skies

As if they thought of rain

I hate to look into those eyes

And see an ounce of pain

Her hair reminds me

of a warm safe place

Where as a child I'd hide

And pray for the thunder

And the rain

To quietly pass me by

Sweet child o' mine

Sweet love of mine

Where do we go

Where do we go now

Where do we go

Sweet child o' mine

Lirik Lagu I Want to Break Free - Queen

Lirik Lagu I Want to Break Free - Queen

(I want to break free)
(I want to break free)
I want to break free from your lies
You're so self satisfied I don't need you
I've got to break free
God knows, God knows I want to break free

I've fallen in love
I've fallen in love for the first time
And this time I know it's for real
I've fallen in love
God knows, God knows I've fallen in love

It's strange but it's true
I can't get over the way you love me like you do
But I have to be sure
When I walk out that door
Oh how I want to be free, baby
Oh how I want to break free,
Oh how I want to break free

But life still goes on
I can't get used to, living without, living without,
Living without you by my side
I don't want to live alone wow, hey
God knows, got to make it on my own
So baby can't you see
I've got to break free
I've got to break free
I've want to break free
I want.. I want.. I want..
I want to break free

Rabu, 24 Agustus 2016

Lirik Captain Jack – Kupu-Kupu Baja (New Single 2012)

Lirik Captain Jack – Kupu-Kupu Baja (New Single 2012)

Dia bercerita tentang hidupnya
yang selalu terjajah.
Dia sedih akan nasib kaumnya yang dianggap tak setara.
Dan terpenjara di berlakukan tak adil.
Dia tak bisa menerima,
Karna dia brbeda,
Berbeda.

Aku tak ingin lagi, dianggap lemah
dan dianggap tidak berdaya
Aku tak ingin lagi, hidup terkekang.
dengan hanya sedikit pilihan
Dengarkan, aku berkata

reff:
Ku bukan makhluk lemah, yang harus di manjakan,
Ku bukan makhluk lemah, yang selalu di perdaya.
Makhluk lemah ini tlah, bermetamorfosa jadi kupu-kupu,baja.

Aku tak akan lagi, menjadi korban.
egoisnya kaum yang kuat.
Aku tak akan mau, hanya dianggap.
pendamping yang slalu menurut.
Lihatlah,aku berubah

reff:
*

Selalu dianggap, yang lebih kotor
saat mereka berbuat lebih nista
Selalu dianggap hanya berangka, dan berhias romantisme mereka
Selalu dianggap, yang lebih lemah

Ku tak terima

Aku makhluk lemah yg selalu memohon, untuk di lindungi
dan tak bisa sendiri,
Makhluk lemah ini tlah, bermetamorfosa jadi kupu-kupu,
BAJA !!!!

Lirik Lagu Ajari Aku Cara Mencintaimu - Jamrud

Lirik Lagu Ajari Aku Cara Mencintaimu - Jamrud

Bukan ku tak mau
Mengucap segala kelebihanmu
Bukannya aku tak harus
Menghujani kata setia padamu
Bukan karena jenuh
Atau telah berkurang
Kasih sayang ini
Yang terasa mengering
Tanpa bunga kata

Telah berulang kali
Kusiapkan waktu yang terbaik
Untukku akan memberi
Beribu kata mesra kepadamu

Bridge:
Juga seribu mimpi
Yang mungkin terwujud
Esok atau lusa
Datang menghampiri
Kita berdua

Chorus:
Dan bila waktunya tiba
Untuk memulainya
Pastilah ku ragu
Tak sanggup ku menyusun
Semua kata-kata ini

Ajarilah aku
Bahasa cintamu
Agar mudah kuucap
Kepadamu

Ajarilah aku
Cara mencintamu
Biar kita berdua
Sejalan selamanya

Ajarilah aku
Cara mencintamu
Biar kita berdua
Sejalan selamanya

Selasa, 23 Agustus 2016

Cerpen "Lalat Ingin Seperti Lebah"

Lalat Ingin Seperti Lebah

Judul Cerpen : Lalat Ingin Seperti Lebah
Cerpen Karangan : Aldha Priwindatama
Kategori : Cerpen Fabel (Hewan)

Suatu hari lalat bertemu dengan lebah. Lalat itu merasa iri dengan lebah walaupun bentuk tubuhnya tidak jauh berbeda. Yang membuat iri si Lalat adalah, lebah bisa terbang dengan leluasa di sekitar manusia tanpa takut sedikitpun. Sementara si Lalat, kapan dan di mana saja bisa dibunuh, dengan cara diracuni atau pun dipukul.

Lain lagi dengan kehidupan si lebah. Manusia terkadang membuatkan tempat tinggal dengan nyaman, selain itu juga menyediakan tanaman bunga yang madu bunganya bisa dihisap oleh si lebah. Sedangkan lalat, sepanjang hidupnya berada dalam ketakutan. Semua tindakannya selalu hati-hati, bahkan tidur pun dia tidak bisa dengan tenang. Dalam hatinya, ia selau mengeluh atas nasibnya yang tidak seberuntung lebah.

Kalau memikirkan hal itu, si lalat merasa bahwa takdir yang diberikannya tidak adil. Dengan duduk dan bernaung di bawah jamur besar, dia menahan kesedihan hatinya sampai meneteskan air mata. Tiba-tiba seekor kumbang menghampiri.

“Ada masalah apa, kawan?” Tanya kumbang ketika melihat lalat menangis. “Coba katakan! Siapa yang berani menyakitimu?” Kumbang meneruskan pertanyaannya.

Si lalat terkejut dan terharu atas perhatian si kumbang, baru kali ini ada yang peduli atas dirinya.
Akhirnya lalat menceritakan nasibnya dan semua kejadian yang harus dia hadapi setiap hari. setelah mendengarkan cerita si lalat, kumbang pun tersenyum.

“Oh, ternyata begitu, saya punya ide untukmu!”
“sungguh? apa itu?” Lalat setengah mendesak.
“Begini saja, besok kamu datangi sarang si lebah, lalu nanti kalau lebah-lebah itu keluar diam-diam kamu ikuti dari belakang dan ikuti juga cara atau gaya mereka terbang, sampai dia hinggap di atas bunga! bagaimana?” Jelas kumbang.

Lalat pun setuju. Pagi itu lalat menjalankan perintah dari kumbang dan sampai saat ini berjalan lancar. Siang pun datang, si lalat mulai lelah dan lapar. si Lalat melihat sepiring makanan milik pemelihara lebah, Baru saja lalat akan menyentuh makanan tersebut.

“Plak..” ditepuknya oleh pemilik sampai mati.

Begitulah akhir dari perjalanan hidup si lalat, meskipun dia ingin bersahabat dengan manusia.

Senin, 01 Agustus 2016

Chord Kunci Gitar Cakra Khan - Mencari Cinta Sejati

Intro : Am F G C Em..
        Am F G C Em Am

Am                      Dm
Hembusan angin meniup wajah alam
G                        C
Mataku tak berkedip menatap langit
F                      Dm
Terlalu luas tak bertepi pandang
  B                     E
Bisakah aku menyentuh awan..

*)
   Am                    Dm
Berwaktu-waktu aku mengasuh rasa
G                        C
Mendengarkan jiwaku berkata-kata
F                        Dm
Tak mungkin aku abaikan kata hati
   B                    E
Ku harus jujur pada hatiku..

Reff:
     Dm          G         C   F
Kau dan aku tak bisa bersama
Dm            E           Am
Bagai syair lagu tak berirama
   Dm            G          C   F
Selamat tinggal kenangan denganku
  B                         E
Senyumku melepaskan kau pergi..

Am                  Dm
Engkau bukanlah sebuah kesalahan
G                        C
Tak pernah aku menyesal mengenalmu
F                       Dm
Tapi biarkanlah aku terbang bebas
E                 Cm
Mencari cinta sejati..

Musik : Cm Fm A# D# G# Fm D G

==Kembali ke : *), Reff [3x]